Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Perekaman KTP-el untuk Pasien Kejiwaan di RSUD Kawali
CIAMIS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis kembali melaksanakan pelayanan jemput bola GADIS MANIS (Jemput Bola bagi Masyarakat Disabilitas, Sakit, dan Lansia), kali ini menyasar warga dengan kondisi kejiwaan yang sedang dirawat di rumah sakit.
Pelayanan tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kawali, tepatnya di ruang rawat inap jiwa akut, pada Jumat malam, 12 September 2025 pukul 20.00 WIB. Petugas Disdukcapil mendatangi langsung pasien bernama Budi, warga Desa Lumbungsari, Kecamatan Lumbung, untuk melakukan perekaman KTP-el.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, AP., S.I.P., M.M., menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan hak administrasi kependudukan bagi seluruh warga, termasuk mereka yang sedang sakit atau memiliki keterbatasan mental.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Kabupaten Ciamis, tanpa terkecuali, mendapatkan hak yang sama dalam kepemilikan dokumen kependudukan. Bahkan pasien kejiwaan di ruang perawatan pun tetap kami layani dengan pendekatan humanis, empati, dan penuh tanggung jawab,” ujar Yayan.
Pelayanan Fleksibel dan Humanis
Pelaksanaan perekaman pada malam hari dilakukan untuk menyesuaikan kondisi pasien serta koordinasi dengan pihak rumah sakit. Proses meliputi perekaman biometrik, verifikasi data, dan pemberkasan, agar data kependudukan pasien dapat segera tercatat secara resmi.
Pentingnya KTP-el untuk Akses Layanan Publik
Dengan diterbitkannya KTP-el, pasien memiliki identitas hukum yang sah sehingga dapat mengakses layanan publik, termasuk jaminan kesehatan, bantuan sosial, maupun layanan administratif lainnya.
Disdukcapil Ciamis berharap program jemput bola seperti ini semakin memperkuat prinsip layanan tanpa diskriminasi, sehingga seluruh lapisan masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang valid.
photo_cameraDokumentasi
Topik Terkait:
Apakah artikel ini bermanfaat?
Bantu admin instansi meningkatkan kualitas publikasi.